Home

Cah Angon Aqiqah

Membuat ibadah Aqiqah Anda menjadi mudah!

Pesan Via WhatsApp atau datang ke kantor kami!

Seputar Aqiqoh

  1. Pengertian Aqiqoh

Aqiqoh adalah penyembelihan hewan untuk anak yang baru dilahirkan pada hari ketujuh dari kelahiranya walaupun sibayi meninggal sebelum hari ketujuh. Jika aqiqoh dilakukan setelah hari ketujuh maka hukumnya boleh selama si anak belum baligh. Jika sudah baligh maka disunnahkan aqiqoh sendiri( bukan kesunnahan orang tuanya ).

  1. Hukum aqiqah

Hukum     aqiqoh     adalah sunnah muakkad karena berdasarkan hadits :

 

عن عائشة رضي الله عنها قالت : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : اَلْغُلَامُ مُرْتَهَنٌ فِيْ عَقِيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّبْعِ وَيُحْلَقُ رَأْسُهُ وَيُسَمى . رواه الترميذي

Artinya : Dari A’isah R.A beliau berkata : Rosululloh SAW Bersabda : Pertumbuhan anak itu digantung kepada Aqiqonya yang disembelih pada hari ke tujuh dan dipotong rambutnya dan diberi nama. (HR. At-Turmudzi)

 

            Hukum Aqiqoh juga bisa menjadi WAJIB bila di Nazari baik secara hakiki maupun hukmi seperti halnya hukum yang berlaku pada qurban.

Contoh Nadzar aqiqoh secara hakiki :

  • Saya wajib mengaqiqohi anak saya dengan kambing ini

Contoh Nadzar aqiqoh secara hukmi :

  • Kambing ini aku jadikan aqiqoh untuk anakku .
  1. Tata Cara Aqiqoh

            Disunnahkan aqiqoh untuk anak laki-laki dua ekor kambing dan untuk anak perempuan satu ekor kambing karena berdasarkan hadist :

قالت عائيشة أَمَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  اَنْ نَعُقَ عَنِ الْغُلَامِ بِشَاتَيْنِ مُتَكَافِئَتَيْنِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ بِشَاةٍ

رواه الترمذي

Artinya : Sayyidah A’isah berkata : Rosululloh SAW memerintahkan kepada kita untuk mengaqiqohi anak laki-laki dengan dua ekor kambing yang cukup umur dan untuk anak perempuan dengan satu ekor kambing .(HR. At-Turmudzi)

            Tapi  jika belum mampu aqiqoh dua ekor kambing untuk anak laki-laki, boleh aqiqoh dengan satu ekor kambing dan ini mendapatkan kesunnahan, hal ini berdasarkan hadist :

روى ابو داود بإسناد صحيح انه صلى الله عليه وسلم : عَقَّ عَنِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ كَبْشًا كَبْشًا

Artinya : Imam Abu Daud meriwayatkan hadist dengan sanad yang sohih bahwa sesungguhnya Rosululloh SAW dulu pernah mengaqiqohi Sayyid Hasan dan Sayyid  Husain dengan domba satu-satu.

Sedangkan satu ekor kambing jika diniati aqiqoh dan qurban maka hal tersebut tidak mencukupi menurut pendapat Ibnu Hajar ( Bajuri Juz 2 Hal. 304).

Aqiqoh Siap Saji

Fenomena Dimasyarakat yang berkembang saat ini, banyak warung sate dan rumah makan dan bahkan yayasan social yang menawarkan kemudahan aqiqoh dengan cukup membayar uang, masakan sudah siap saji dengan tanpa mengetahui kambing yang disembelih dan proses pengolahanya.

Fenomena ini sebenarnya sudah disikapi oleh ulama’ salaf bahwa praktik yang dilakukan di atas SAH dilakukan bahkan orang jawa zaman dulu sudah mempraktikanya dalam bentuk dan kemasan yang beda seperti yang didauhkan oleh Sayyid Ahmad Zaini Dahlan dalam keterangan kitab Ia’natu Tolibin.

            (Ia’natu Tolibin Juz. 2 Hal. 380-381)

Distribusi Daging Aqiqoh

            Daging aqiqoh dibagikan kepada Faqir Miskin dalam keadaan sudah matang dan disunnahkan dalm bentuk masakan yang manis dan sebaiknya diantar ke masing-masing rumah faqir miskin . Adapun kebiasaan masyarakat menjadikan daging aqiqoh sebagai hidangan walimah, hukumnya boleh tapi hukumnya Khilaful Aula ( Tidak mendapatkan keutamaan)

            (Syarqowi Juz 2 Hal 471)

Disunnahkan untuk tidak memotong dan memecah tulang kambing aqiqoh dengan harapan supaya diberi keselamatan anggota tubuh si anak. Jika tulangya dipecah dan dipotong hukumnya BOLEH dan tidak sampai MAKRUH. Adapun kriteria kambing yang dijadikan aqiqoh itu sama dengan kriteria kambing yang dijadikan qurban.

 

Diantara kesunnahan yang dilakukan pada anak yang baru lahir:

1 . Sedekah emas seberat timbangan rambut yang dipotong karena berdasarkan hadist :

لأنه صلى الله عليه و سلم أمر فاطمة عليها السلام فقال زِنِّيْ شَعْرَ الْحُسَيْنِ وَتَصَدَّقِي بِوَزْنِهِ فِضَّةً وَاَعْطِىْ اَلْقَابِلَةَ رِجْلَ الْعَقِيْقَةِ

رواه الحاكم

Artinya : Rosululloh memerintahkan Sayyidah Fatimah R.A , beliau berkata ; Timbanglah rambut Husain dan sedekahkan perak seberat rambut tersebut dan berikan kaki hewan aqiqoh kepada  dukun bayi .

 

  1. Melumuri kepala bayi dengan minyak za’faron.
  2. Mencukur Rambut anak laki-laki dan memendekanya bagi anak perempuan.
  3. Menyembelih aqiqoh pada hari ke tujuh hari kelahiran.
  4. Membaca do’a ketika terbitnya fajar pada hari penyembelihanya dengan do’a:

بسم الله والله اكبر اللهم هذه منك واليك اللهم هذه عقيقة فلان

  1. Menceta’ (memasukkan Qurma yang sudah dihaluskan/dilumat ke mulut bayi karena berdasarkan hadist nabi SAW) :

لأنه صلى الله عليه وسلم أتى بإبن أبى طلحة حين ولد وتمرات فلا كهن فغرفاه ثم مجه فيه فجعل يتلمظ فقال صلى الله عليه وسلم حب الأنصار التمروسماه عبده الله . رواه مسلم

  1. Memberi nama bayi dengan nama yang baik walaupun bayi tersebut sebelum berumur tujuh hari sudah meninggal. Nama yang paling utama adalah nama yang diawali dengan kata “Abdun” Seperti, Abdulloh kemudian nama yang diawali dengan Muhammad Atau Ahmad kemudian nama para Nabi, Wali, nama para Ulama’ dan orang-orang sholeh.

            Memberi nama bayi dengan nama malaikat hukumnya MAKRUH dan hukumnya

HARAM memberi nama dengan asma Alloh tanpa disandarkan dengan kata Abdun dan juga nama-nama yang berarti jelek seperti Setan.

Do’a ketika bayi baru lahir.

1 . Mengumandangkan Adzan pada telinga kanan dan Iqomat pada telinga kiri .

2 . Membaca Surat Al-Ikhlas pada telinga kanan.

3 . Membaca Surat Al-Qodr pada telinga kanan ( Agar dihindarkan dari perbuatan zina    

     selama hidupnya )

4 . Membaca Ayat dibawah ini pada telinga kanan :

فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّىْ إِنِّيْ وَضَعْتُهَا اُنْثىَ وَاللهُ اَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَى وَإِنِّي سَمَيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنّْي اُعِيْذُهَا بِكَ وَذُرِيَتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

 Do’a Ketika Istri Melahirkan:

1 . Membaca Ayat Kursi disisi sang Istri

2 . Membaca Ayat dibawah ini didekat Istri :

إِنَّ رَبَّكُمُ اللهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَلْأَرْضَ فِيْ سِتَّةِ اَيَامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيْثَا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُوْمَ مُسَخَّرَاتٍ بِاَمْرِهِ أَلَالَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ تَبَارَكَ اللهُ رَبُّ الْعَالَمِيْنَ

3 . Membaca surat mu’awidzatain (An-Nas & Al-Alaq)

4 . Memperbanyak do’a Al-Karbi :

 لا اله الا الله العظيم الحليم , لا اله الا الله رب العرش العظيم لا اله الا الله رب السموات السبع ورب الأرض ورب العرش الكريم .

5 . Memperbanyak do’a nabi yunus

لا اله الا انت سبحانك إنى كنت من الظالمين

Do’a Istri Sulit Melahirkan :

Do’a dibawah ini ditulis pada wadah yang belum terpakai, kemudian tuangkan air hangat kedalam nya , air tersebut diminumkan kepada isteri yang hamil dan sebagian dipercikan ke wajah nya.

اخرج ايها الولد من بطن ضيقة الى سعة هذه الدنيا

اخرج بقدرت الله الذي جعلك ف قرار مكين الى قدر معلوم

هذ القرآن على جبل لرأيته خاشعا متصدعا من خشية الله وتلك الأمثال نضربها للناس لعلهم يتفكرون

هو الله الذي لا اله الا هو عالم الغيب والشهادة هو الرحمن الرحيم هو الله الذي لا اله الا هو الملك القدوس

السلام المؤمين المهيمين العزيز الجبار المتكبر سبحان الله عما يشركون .

هو الله الخالق البارئ المصور له الأسمآء الحسن يسبح له ما في السموات والأرض وهو العزيز الحكيم .

وننزل من القرآن ما هو شفاء ورحمة للمؤمنين

(I’anatu Tolibin Juz 2 Hal 380-381)

Alhamdulillah pelayanan Cah Angon Aqiqah Begitu memuaskan ,saya juga dapat sertifikat aqiqah buat anak saya ,
Terima kasih Cah Angon Aqiqah 🙂
Agus Wahyudin
Pesan Via WhatsApp